

Himpunan Mahasiswa Kimia Tekstil
Ide pembentukan HMJ (Mahasiswa Jurusan) sebenarnya telah mencuat sejak dulu. Namun pada pelaksanaannya mengalami banyak hambatan terutama kondisi kampus itu sendiri. namun berkat semakin kuatnya tuntutan untuk pembentukan HMJ, maka ide tersebut baru terealisir pada pertengahan tahun 1998 dengan ditandai terbentuknya Forum Keluarga Kimia Tekstil (FKKT).
Secara umum, tahapan dalam pembentukan HMJ (dalam hal ini HIMAKIT) dapat dikelompokkan menjadi tiga tahapan besar :
1. Tahap Persiapan
Dalam tahap ini, pembentukan HIMAKIT diawali dengan terbentuknya FKKT pada akhir tahun 1998 tepatnya pada bulan November yang mempunyai tugas untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan HIMAKIT.
2. Tahap Pembentukan
Diawali dengan pembahasan draft AD/ART HIMAKIT pada sidang pleno FKKT sampai diperoleh AD/ART yang telah disahkan.
3. Tahap Akhir
Kita melihat bahwa perubahan itu tidak selalu konstruktif dan positif, tapi adakalanya perubahan itu destruktif dan negatif. Dengan sikap yang populis (peka terhadap realitas) kita bangun kesadaran dan kepedulian kolektif mahasiswa, karena SEKALI BERARTI SETELAH ITU MATI tulis Chairil Anwar mengisyaratkan perjuangan tanpa henti sampai batas kematian. Tentu saja hal itu tidak akan terwujud bila berjalan sendirian, butuh organisasi untuk merealisasikannya. Kita patut bersyukur karena kita memiliki organisasi yaitu HIMAKIT (Himpunan Mahasisa Kimia Tekstil), artinya kapal sudah ada tinggal nakhoda, awak dan penumpang kapal yang akan menentukan arah dan tujuan kapal tersebut.
Untuk itu mari kita bawa kapal itu pada tujuan kebaikan masyarakat pada umumnya kita sendir mahasiswa sebagai bagian masyarakat yang lebih mengedepankan rasionalitas, lebih mengutamakan pena dan tulisan dalam menyelesaikan masalah ketimbang menggunakan pedang dan perang. Untuk itu perlahan tetapi apsti melalui HIMAKIT kita jelajah dunia menembus kabut kegelapan melakukan perubahan, sebab mahasiswa dan pemudalah yang sekarang memegang kompas peradaban, seperti ucapan Soekarno "Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugetarkan dunia".