

UKM Bola
SEJARAH Sepakbola merupakan olahraga yagn diminati oleh berbagai kalangan masyarakat diseluruh dunia,demikian pula di lingkungan kampus STT Tekstil. Mahasiswa sebagai insan yang dianugerahi banyak potensi, termasuk di bidang olahraga, khususnya sepak bola memerlukan sarana aktualisasi potensi tertidur dimana sarana tersebut memiliki fungsi menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi. Organisasi ini berasaskan terhadap kemahasiswaan yang berdasarkan nilai-nilai sportivitas keolahragaan. Niatan tulus dan penyaluran hobby adalah dasar didirikannya UKM Sepak Bola STTT, oleh para mahasiswa STTT pada tahun 1992. UKM ini diarahkan sebagai "The Learning Organization" yang bernaung di bawah senat mahasiswa atau BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) yang sekarang disebut Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Orientasi UKM yang demikian menuntut suatu wawsan khusus bagi pengurus untuk menjalankan dan mengembangkannya.
PRESTASI UKM Dalam usianya yang relatif muda, bisa dikatakan prestasi UKM terbilang sedang-sedang saja, namun selalu kearah yang lebih baik. bagaimana tidak, baru 2 tahun keikutsertaanya dalam divis II LSMJB UKM sepak bola STTT bisa promosi ke divisi I pada tahun 1996, dan saat itu terpilih juga sebagai tim favorit serta beberapa pemainnya ikut seleksi POMNAS. Dari tahun 1996-2003 tetap bertahan di dicisi I dengan prestasi tertinggi semifinal POLMAN Cup 2000,d an semifinalis LISMAJAB 2003, terpilih sebagai juara Fairplay dalam LISMAJAB 2003. Peringkat 4 Divisi I Lismajab 2003, Promosi ke divisi utama LISMAJAB 2006 dan semi final MQ Soccer Kircon 2006.
FASILITAS DAN PERKEMBANGAN SDM UKM Tidak ada yang dapat memungkiri bahwa perkembangan SDM berkaitan dengan fasilitas yang tersedia, untuk mencapai orientasi pembelajaran diperlukan keberadaannya saran dan prasarana. Beruntung BEM STTT peduli pada tantangan tidak tersedianya sarana dan prasarana UKM Sepak Bola duna mengimbangi tingkat kompetisi yang setiap tahun terus mengalami peningkatan serta tuntutan akan kualitas yang lebih baik. Beberapa tahun dalam keikutsertaannya dalam LISMAJA. UKM Sepak Bola STTT memiliki catatan sebagai tim dengan umur rata-rata pemain paling muda dibandingakan tim lainnya. Dan dalam 4 tahun terkahir terdapat mitos tim yang dikalahkan UKM STTT selalu terkena degradasi,sampai saat ini sudah 5 tim yang menjadi korban (UNINUS, ITENAS, IAIN, POLMAN, dan STHB). |
|